0895 4108 90833 info@promowulingbali.com

Jangan lupa cek 10 komponen mobil sebelum melakukan perjalanan jauh

Kondisi kendaraan yang prima memberi rasa aman saat perjalanan jauh. Pemeriksaan kondisi kendaraan penting dilakukan untuk mengantisipasi perjalanan jauh atau perjalanan yang sangat mendadak. Agar perjalanaan terasa nyaman, tips cek kondisi mobil berikut layak untuk diikuti.

  1. Periksa oli mesin
    Sebelum melalukan perjalanan jauh, cek volume oli mesin dengan memeriksa level pada stik/tuas oli. Lihatlah batas oli yang menempel pada stik. Level oli seharusnya berada di antara tanda L dan F, tambahkan secukupnya hingga mendekati garis F.

2. Periksa air radiator dan reservoir
Pastikan air radiator dalam kondisi penuh dan air reservoir sampai batas level. Jangan lupa periksa selang radiator dan selang penghubung ke reservoir. Bila selang menggelembung atau retak, sebaiknya diganti. Pastikan juga sambungan selang ke mesin dan ke radiator cukup kencang dan tidak bocor. 

3. Periksa filter dan selang bensin
Pastikan bahwa selang bahan bakar tidak mengalami keretakan atau kebocoran. Selain itu, pastikan juga filter bensin tidak tersumbat.

4. Periksa putaran kipas pendingin
Bila kipas diputar dengan belt, periksalah kondisi fisik belt. Bila belt telah retak-retak, segera ganti. Cek juga ketegangan tension belt agar putaran kipas dapat optimal. Bila kipas diputar motor listrik, pastikan kondisi motor listrik masih baik dan layak.

5. Ganti Timing belt
Penggantian timing belt berpatokan pada indikator jarak tempuh kilometer di spedometer mobil. Umumnya jarak tempuh berkisar sekitar 50000 km. Setelah melakukan perjalanan jauh, sesegera mungkin ganti dengan yang baru meskipun belum terdapat kerusakan.

6. Cek Aki
Aki menjadi salah satu komponen penting dalam mesin. Periksa baut kutub aki dan bersihkan kutub aki dari kotoran atau kerak yang menempel.

7. Periksa Ban
Cek kondisi ban jika ada benda tajam yang merusak ban. Periksa juga tapak ban, sudah halus atau masih bertekstur. Periksa pula tekanan angin ban. Setiap jenis mobil memiliki tekanan ban yang berbeda. Mobil MPV umumnya memiliki tekanan ban yang normal sekitar 30—34 psi, semakin besar dimensi dan bobot mobil, tekanan ban harusnya semakin besar.

8. Lihat Kondisi Rem
Periksa level minyak rem di reservoir terhadap kemungkinan adanya kebocoran. Periksa sistem rem, adakah kebocoran pada selang dan master rem. Periksa apakah ada basah di bagian dalam pelek sebagai tanda kebocoran silinder roda. Pastikan sistem rem dapat bekerja dengan baik.

9. Periksa Lampu
Cek seluruh lampu. Pastikan semua lampu dapat berfungsi dan menyala dengan normal. Bila ada lampu yang mati, segera ganti dengan yang baru.

10.Pastikan Kondisi Wiper Baik
Wiper sangat berguna sekali bila berkendara di musim hujan. Pastikan wiper kaca mobil dapat berfungsi dengan normal.

Masalah di Jalan
Saat sedang di perjalanan, terkadang terjadi hal yang tidak diinginkan sehingga jadwal dan rencana kita berantakan. Beberapa permasalahan yang mungkin terjadi saat kita sedang di perjalanan di antaranya:

Mobil mogok ketika sedang dalam perjalanan

Banyak kasus mobil tiba-tiba mogok saat perjalanan jauh. Umumnya permasalahan ini terjadi pada mobil yang berumur lebih dari 5 tahun. Anda tidak perlu panik. Cukup buka kap mesin dan lihat kondisi bagian dalam mesin, adakah kabel-kabel yang terputus atau tersumbat. Salah satu penyebab mogok adalah kerusakan pada kabel-kabel penghubung antar-komponen. Jika tidak terdapat kerusakan pada bagian penghubung, cek komponen-komponen seperti terminal koil, aki, alternator (termasuk semua komponennya), dan karburator untuk mengetahui permasalahan yang sedang terjadi.

Jika tiba-tiba indikator oli menyala saat perjalanan, tak perlu panik. Lampu indikator yang terus menyala dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya yaitu jenis oli tidak sesuai dengan spesifikasi mobil atau tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Selain itu, juga dikarenakan jumlah oli tidak sesuai standar volume, sensor dan katup peranti tekanan oli rusak, atau saringan oli sudah aus. Segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat dan ganti oli dengan yang baru.

Ban bocor

Anda bisa mengganti ban bocor dengan ban serep. Namun, Anda perlu mengetahui spesifikasi ban serep Anda, apakah bersifat sementara ataukah permanen. Jika bersifat sementara, setelah mengganti ban, cobalah langsung menuju tempat tambal ban untuk memperbaiki ban Anda yang bocor.

Informasi by: www.wulingmotors-bali.com

1
Hallo, Selamat Datang.

Dapatkan Promo dan Penawaran Spesial Dari Kami.
Mau Dp Rendah & Angsuran Ringan?

Hubungi Kami!!
Powered by